Kamis, 19 Agustus 2010

Alkisah...

Alkisah hiduplah seorang petinju hebat yang telah memenangi gelar kelas dunia. Ia tidak takut terhadap siapapun. Sikapnya sangat angkuh, sombong, sadis. Para anak buahnya adalah sekelompok para preman nan kekar. Ia pun suka mabuk2an dan berbuat tak senonoh.
Suatu saat setelah usai pertandingan, ia turun dari ring. Seketika itu juga ia melihat seorang pria tua duduk di bangku penonton bagian depan. Ia datang menghampirinya dan mulai bersikap sombong menengadahkan kepala tanda mengejek. Sang pria tua itu datang menghampirinya.
Apa yang terjadi?
Pria tua itu mendekatinya, melihat matanya dengan tajam hingga menusuk ke ulu hati.
Dan menampar petinju itu.
Petinju itu terdiam dan tidak membalas atau berusaha mengelak sedikitpun.
Petinju tersebut menunduk malu dan duduk diam di sebuah bangku.
Sang pria tua pun pergi.
Petinju tersebut merenungi kesalahannya dan meneyesalinya melalui sebuah tamparan keras dari pria tua tersebut.
Ternyata pria tua tersebut adalah ayah dari sang petinju yang selama ini terus memperhatikan kelakuan anaknya dan berusaha menyadarkan segala kesalahan petinju itu.
Apa hikmah yag dapat diperoleh dari cerita ini??
Renungkanlah...

Sabtu, 14 Agustus 2010

Menggapai Impian

Ternyata untuk menggapai impian ini tidaklah mudah...
Semoga pengorbanan ini memberikan manfaat untukku maupun untuk orang lain di sekitarku...
Memang waktu yang tersisa tinggal sebentar, kuharap dunia tetap ceria seperti biasanya...

Kamis, 12 Agustus 2010